thumbnail

5 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Mulai Jualan Online

1 Desember 2020

Di era sekarang, kebutuhan dari ujung rambut sampai ujung kaki, bisa kita temukan di internet. Di saat yang sama, ini juga menggambarkan bahwa apa saja juga bisa kita jual secara online.

Meski kelihatannya mudah, tak semua orang bisa untuk mulai berjualan online. Terlebih lagi, di masa pandemi seperti saat ini. Tak sedikit bisnis online yang tutup di tengah jalan. Alasannya pun beragam, mulai dari produk yang gak laku di pasaran, modal yang ternyata kurang, Hal inilah yang membuat banyak orang ragu untuk mulai berbisnis online.

Namun, hal ini bukanlah jalan buntu. Dengan strategi dan persiapan yang baik, kamu tetap bisa lho sukses berjualan online. Kali ini CrediBook akan bagikan 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Mulai Jualan Online.

Jenis Produk

malvestida-magazine-u79wy47kvVs-unsplash.jpg

Hal pertama yang perlu kamu persiapkan untuk mulai berbisnis online adalah menentukan produk yang ingin dijual.

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk menentukan produk atau barang apa yang

akan dijual. Pertama yaitu pilih produk yang laris di pasaran. Kamu bisa menggunakan tools seperti trends.google.com untuk mempelajari trend yang ada atau dengan mengamati hot list produk di e-commerce.

Setelah menentukan produk yang ingin kamu jual, cobalah untuk hitung secara rinci biaya produksi, promosi, hingga pengiriman. Hal ini akan sangat membantu kamu didalam memaksimalkan margin keuntungan.

Model Bisnis Online

malvestida-magazine-u79wdy47kvVs-unsplash.jpg

Setelah mengetahui produk apa yang akan kamu jual, hal selanjutnya yang harus kamu persiapkan adalah menentukan model bisnis online apa yang ingin kamu lakukan. Sebisa mungkin, pilihlah model bisnis sesuai kebutuhan serta modal yang kamu miliki ya!

Dropshipper

Sebagai dropshipper, tugasmu hanyalah mencari supplier dan mempromosikan produk tersebut secara online. Model yang satu ini cukup populer karena punya banyak kelebihan, diantaranya:

  • Tanpa modal
  • Tidak perlu memiliki stok barang.
  • Pengiriman bisa dilakukan langsung oleh supplier.

Menarik bukan?

Meskipun hampir semua prosesnya dibantu oleh supplier, kamu tetap bisa mengatasnamakan bisnis online shop kamu lho!

Reseller

Nah, berbeda dengan dropshipper, sebagai reseller kamu harus membeli produk dalam jumlah tertentu dari supplier untuk ketersediaan stok. Selain itu, kamu juga bertanggung jawab langsung untuk melakukan promosi serta menjalankan pengiriman barang yang dijual.

Distributor

Sebagai distributor, kamu berperan sebagai perantara yang menyalurkan produk dari pabrik ke

pengecer (reseller). Biasanya, model bisnis yang satu ini memerlukan modal yang cukup besar, karena harus membeli barang dalam jumlah yang besar pula.

Produsen

Sebagai produsen, kamu membuat dan memproduksi barang sendiri dengan mengolah barang mentah menjadi produk yang siap dijual. Untuk menjalankan model bisnis ini, kamu memerlukan modal yang besar.

Selain itu, untuk menjadi produsen kamu juga harus melalui proses yang cukup panjang hingga dapat memproduksi suatu barang.

Target Pasar

business-strategy-success-target-goals.jpg

Selanjutnya, kamu benar-benar harus memahami dengan baik siapa target audience yang ingin kamu sasar. Untuk memudahkan dalam menentukan siapa yang akan menjadi target market, kamu bisa mulai dengan membuat BUYER PERSONA.

Buyer persona adalah profile dari orang yang menggunakan/membeli produk atau jasamu.

Dalam membuat buyer persona, setidaknya ada 4 hal yang harus kamu definisikan secara rinci, yaitu :

  • Demografi : usia, jenis kelamin, status marital, jumlah anak, tempat tinggal. pendidikan, pendapatan, hingga pekerjaan.
  • Minat : hobi, komunitas, majalah/buku yang dibaca, tokoh yang disukai, musik yang didengarkan, acara TV, makanan/minuman favorit, dan lain sebagainya.
  • Perilaku : sosial media yang digunakan, smartphone yang dipakai, sistem operasi, dan lain sebagainya.
  • Goal : mimpi yang ingin dicapai, keinginan yang ingin dipenuhi atau masalah yang ingin dipecahkan.

Strategi dalam menentukan target pasar ini penting untuk kamu perhatikan karena tidak semua orang menginginkan atau membutuhkan produkmu. Jadi, cobalah untuk selalu memetakan target pasar secara spesifik untuk setiap produk yang kamu jual.

Platform Jualan

Hal penting lainnya yang perlu kamu persiapkan untuk memulai bisnis online adalah menentukan platform jualan. Salah satu yang paling sering digunakan ialah marketplace.

Akan tetapi, tak jarang pelaku bisnis online pemula mengalami kesulitan ketika harus berjualan di platform seperti marketplace. Mulai dari banyaknya dokumen yang harus dipersiapkan, administrasi yang rumit, hingga biaya komisi yang harus dibayarkan.

Tapi kini, itu semua sudah bukan jadi masalah bagi pebisnis pemula yang ingin mulai berjualan online. Dengan menggunakan tools pendukung seperti aplikasi Jooalan by CrediBook, kamu bisa membuat toko online mu sendiri dalam 15 detik!

Semua-Bisa #JooalanOnline_NOV2020.jpg

Jooalan adalah aplikasi yang dapat membantu kamu membuat, mengelola, dan mempromosikan toko online / online shop dengan mudah. Cukup daftar dengan nomor handphone, kamu langsung bisa jualan online. GRATIS! Bebas biaya komisi atau biaya-biaya lainnya. Selengkapnya tentang Jooalan bisa kamu pelajari disini.

Pembukuan Keuangan

DSC09551.jpg

Nah, yang terakhir yang wajib kamu persiapkan untuk bisnis online ialah pembukuan keuangan. Hal ini sangat penting guna membantu kamu mengevaluasi bisnis yang dijalankan. Sehingga nantinya kedepan, kamu bisa menentukan strategi dan langkah bisnis yang lebih baik lagi.

Untuk mempermudah proses pembukuan usaha, kamu bisa memanfaatkan berbagai fitur unggulan di aplikasi CrediBook. Catat semua pemasukan-pengeluaran, kelola transaksi utang-piutang, dan download laporan keuangan praktis dalam satu aplikasi.

Itulah 5 hal yang perlu kamu persiapkan untuk mulai jualan online. Dengan mempersiapkan kelima hal tersebut, bisnis online yang kamu jalankan akan lebih sukses dan terarah. Selamat mencoba!

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru