logo

7 Strategi Meningkatkan Penjualan di Marketplace

4 Nov 2020

Berjualan online di marketplace tidak hanya membutuhkan modal uang. Kamu juga membutuhkan skill dan pengetahuan agar produk yang kamu miliki bisa laris di pasaran.

Nah, buat kamu yang sedang merintis ataupun baru ingin memulai, simak tips untuk meningkatkan penjualan di marketplace berikut ini.

Tips-tips ini dapat kamu terapkan untuk meningkatkan penjualan di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee maupun marketplace lainnya.

1. Maksimalkan Tampilan Toko

Hal pertama yang mesti kamu perhatikan di dalam berjualan online di marketplace ialah tampilan toko. Mulai dari foto profil, header, headline, hingga deskripsi toko kamu. Hal-hal tersebut tidak boleh kamu anggap remeh.

  • Gunakan Logo Sebagai Foto Profil Toko.

Selain sebagai identitas toko, logo sebagai foto profil toko juga dapat membantu branding kamu. Pastikan kamu mengupload foto yang jelas, dengan resolusi terbaik ya!

  • Header Toko

Untuk mempercantik tampilan toko, gunakanlah header yang menarik. Kamu bisa memuat motto, visi, atau promo yang sedang berjalan di header yang akan kamu gunakan.

  • Deskripsi Toko

Kamu bisa memasukkan nama tempat seperti “Beli Tas Murah Jakarta” karena pembeli biasanya menyertakan lokasi saat sedang melakukan pencarian. Jangan lupa juga untuk memberikan informasi yang berguna seperti jam operasional, waktu pengiriman, dan lain sebagainya.

2. Gunakan Fitur Voucher Toko

Tidak dapat dipungkiri, promo memang memiliki daya tarik sendiri bagi pembeli. Tak heran kalau banyak pebisnis yang berlomba-lomba menghadirkan promo menarik di toko mereka. Salah satunya dengan menggunakan voucher toko.

Apa itu voucher toko?

Voucher toko adalah sebuah fitur yang memungkinkan Seller untuk membuat promonya sendiri. Jadi, kamu bebas menentukan periode promo, budget promosi, dan jenis promo yang kamu inginkan.

Saat ini ada banyak platform marketplace yang menyediakan fitur voucher toko secara gratis. Jadi kamu tidak harus membayar untuk mengaktifkan fitur tersebut.

Sesuaikan budget promosi yang kamu miliki untuk membuat voucher toko. Sebagai contoh, kamu bisa menyiapkan budget promosi Rp 1 Juta dengan skema diskon Rp 50 ribu untuk pembelian minimal Rp 250 ribu sebanyak 20 voucher. Selain diskon, kamu juga bisa memberikan voucher toko dalam bentuk cashback dan gratis ongkir juga lho!

Dengan strategi dan perhitungan budget promosi yang tepat, kamu bisa meningkatkan penjualan.

3. Maksimalkan SEO

SEO atau Search Engine Optimization adalah teknik-teknik yang digunakan pada suatu situs untuk meningkatkan kemudahan situs tersebut untuk ditemukan oleh calon pembeli. Dengan SEO, kamu bisa meningkatkan pengunjung situsmu secara organik alias tidak berbayar. Nah, kamu jadi punya kesempatan lebih untuk tingkatkan penjualan.

SEO membantu kamu menempati peringkat yang baik pada hasil mesin pencari, seperti Google. Tidak hanya itu, dengan melakukan optimasi SEO, kamu juga bisa muncul di halaman atas di platform marketplace yang kamu gunakan.

Bagaimana cara menggunakan SEO di Marketplace?

Pertama-tama, buatlah nama dan deskripsi tokomu dengan lengkap.

Untuk nama toko, kamu bisa menerapkan rumus jenis produk + merek + keterangan (model/pola, tipe, atau warna). Misalnya: Hijab Wanita ETU Putih Ukuran All Size.

Kemudian, untuk deskripsi produk, isilah dengan informasi yang jelas dan detail, minimal 200 karakter. Jangan lupa untuk menggunakan kata kunci dalam deskripsi tersebut. Pastikan kata kunci yang kamu gunakan relevan dengan apa yang dicari oleh pengunjung.

Untuk menentukan kata kunci, kamu bisa menggunakan beberapa tools gratis seperti wawasan pasar, Google Trends, Keyword Tool, dan Free keyword checker seperti Ubersuggest. Dengan tools tersebut, kamu bisa mengetahui apa yang sedang menjadi tren dan lebih sering dicari oleh calon pembeli.

4. Perhatikan Foto Produk

Foto produk merupakan salah satu hal penting yang harus kamu perhatikan ketika berjualan di marketplace. Tanpa foto yang bagus dan menarik, produk kamu pun tidak akan diminati oleh calon pembeli.

Untuk itu, pastikan kamu mengupload foto produk dengan kualitas terbaik. Bila perlu, upload hingga 3-4 foto dari angle atau sudut berbeda.


Kamu juga bisa menambahkan watermark dan frame yang menarik pada gambar produk kamu. Watermark dan frame dapat membuat gambar produk lebih menonjol dibandingkan produk dari toko lainnya pada saat calon pembeli melakukan pencarian produk.

5. Tetapkan Strategi Harga

Dalam menentukan harga, kamu harus terlebih dahulu mengetahui harga produk sejenis yang dijual oleh penjual lainnya. Dari situ, kamu bisa menentukan harga produk yang kompetitif.

Perlu diingat, harga yang kompetitif bukan berarti harus menjadi harga yang terendah ya! Kamu tidak harus mengorbankan keuntunganmu demi mengalahkan penjual lainnya.

Apabila margin keuntungan yang kamu dapatkan sangat kecil, nantinya akan menjadi sangat rentan bagi penjual untuk mengalami kerugian jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti komplain, retur, dan lain-lain.

Selain itu, harga yang terlalu rendah juga dapat menimbulkan persepsi negatif dari sisi pelanggan. Produk kamu bisa saja dinilai “murahan” dan memiliki kualitas rendah.

Untuk itu, tentukanlah harga terbaik produk kamu berdasarkan riset dan evaluasi kompetitor yang ada.

6. Lakukan Promosi

Setelah mempersiapkan toko dan menentukan harga jual, langkah selanjutnya adalah melakukan promosi.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial, sebagai alat untuk meningkatkan penjualan. Selain memposting foto dan informasi produk, buatlah juga konten di luar produk yang kamu jual seperti konten motivasi, edukasi, ataupun trivia. Konten-konten ini diperlukan untuk mendekatkan brand kamu dengan audience di media sosial serta meningkatkan awareness. Rumus yang bisa dipakai adalah 4x postingan awareness (contoh motivasi, edukasi, dan sebagainya) + 2x postingan produk yang dijual.

Hal lain yang bisa kamu manfaatkan untuk promosi ialah fitur push (naikkan produk) yang pada beberapa marketplace. Fitur ini masih tersedia gratis dan bisa kamu manfaatkan untuk membuat produkmu muncul di tampilan teratas produk terbaru di marketplace tersebut.

Apabila nanti kamu sudah memiliki banyak database dari calon pembeli yang melakukan chat ke akun tokomu, kamu dapat memanfaatkan database tersebut untuk mempromosikan produk atau voucher promosi melalui teknik broadcast (pesan selebaran) lewat fitur chat.

7. Atur Keuangan Toko

Hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah merapikan catatan serta kelola keuangan toko.

Pembukuan yang rapi adalah suatu hal yang wajib dimiliki setiap pelaku usaha. Baik itu yang bergerak online maupun offline.

Dengan pembukuan keuangan yang baik, kamu bisa mengetahui performa toko selama satu periode tertentu. Kamu juga dapat menggunakan data keuangan sebagai landasan dalam mengambil keputusan.

Jika kamu masih awam dalam hal akuntansi maupun pencatatan keuangan, kamu bisa memanfaatkan tools pendukung seperti aplikasi CrediBook. Dengan aplikasi inikamu bisa dengan mudah membuat laporan keuangan tokomu lho!

Gak perlu repot catat di buku kertas, maupun itung manual lagi. Semua jadi gampang dengan CrediBook, aplikasi catatan keuangan digital untuk UMKM.

Bagikan post ini

whatsapp
whatsapp
whatsapp