thumbnail

7 Tips Mengelola Keuangan untuk Bisnis Kecil

17 Februari 2021

Memulai usaha kecil memang selalu penuh dengan tantangan. Tidak hanya dalam urusan modal, kamu pun harus pandai dalam mengelola keuangan usaha. Terlebih lagi kalau kamu baru dalam menjalankan usaha di bidang tersebut.

Bisnis dengan skala kecil kerap kali menuntut kita sebagai pemilik usaha, agar bisa menjalankan dan paham dengan beberapa peran sekaligus. Mulai dari operasional, marketing, sampai ke manajemen keuangan.

Untuk itu, ada baiknya jika kamu memperkuat pemahaman akan teori dalam berbisnis, terutama tentang cara mengelola keuangan.

Berikut ini CrediBook akan memberikan beberapa tips mengelola keuangan bagi usaha kecil menengah yang wajib kamu ketahui.

Merencanakan Budget Usaha

Mungkin hal pertama yang harus kamu sadari sebagai pelaku usaha adalah pentingnya memiliki rencana keuangan usaha. Tujuan utamanya adalah untuk membatasi pengeluaran agar tidak membengkak.

Buatlah anggaran secara rutin dan rapi, bisa setiap bulan atau setiap minggu. Pisahkan pengeluaran berdasarkan kelompoknya dan pastikan seluruh kebutuhan dalam bisnis dapat dipenuhi.

Membuat anggaran secara teratur juga dapat meningkatkan efisiensi sebuah usaha. Hal ini akan memberikan dampak baik bagi bisnis untuk jangka panjang.

Pembuatan anggaran harus dibuat berkesinambungan agar usaha dapat berjalan dengan lancar. Tidak bisa terpisah antara satu periode dengan periode berikutnya atau sebelumnya. Untuk itu, jangan lupa untuk selalu mencatat rencana keuangan usaha agar kamu tahu anggaran mana yang harus ditambah atau dikurangi nantinya.

Pisahkan Rekening Pribadi dengan Usaha

Banyak pelaku usaha kecil menengah berpikir bahwa mencampur rekening pribadi dan usaha bukanlah sebuah masalah. Sebaliknya, hal ini justru merupakan langkah awal yang paling mudah dan penting dilakukan dalam mengatur manajemen keuangan usaha.

Dikhawatirkan, jika rekening pribadi dan hasil usaha menjadi satu, kamu akan sulit membedakan mana uang untuk usaha dan pribadi. Bisa saja, uang dari hasil usaha kamu gunakan untuk keperluan pribadi. Selain itu, kamu juga akan kesulitan untuk mengontrol serta mengevaluasi kinerja usaha.

Untuk itu, mulailah untuk mulai membuat dua akun rekening yang terpisah. Setelah rekening dibuat, kamu juga harus berkomitmen tidak akan mencampur kembali uang tersebut. Sehingga, manajemen keuangan akan lebih mudah dikontrol dan digunakan untuk keperluan penting di kemudian hari dan untuk mengembangkan usaha.

Membuat Catatan Keuangan

Sekecil apapun bisnis yang kamu jalani, wajib memiliki pencatatan keuangan yang rapi. Tujuannya untuk mengawasi segala transaksi yang masuk dan keluar. Pencatatan keuangan yang baik juga dapat mengurangi risiko adanya pengeluaran yang tidak wajar.

Selain mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran, kamu juga tidak boleh mengabaikan perihal utang dan piutang. Sebab hal ini menyangkut aset dan kas dari bisnis yang kamu rintis.

Kamu bisa mencatat keuangan di buku atau dengan cara manual. Tapi, sistem ini memang dinilai kurang efektif, tidak aman, dan rawan akan kesalahan perhitungan.

Untuk mempermudah mengelola keuangan usaha, kamu bisa menggunakan aplikasi CrediBook. Aplikasi ini dapat membantu kamu dalam mencatat transaksi pengeluaran dan pemasukan.

Tidak hanya itu, aplikasi CrediBook juga memiliki fitur utang yang bisa digunakan untuk mencatat utang-piutang, membuat tanggal jatuh tempo, sampai kirim tagihan ke pelanggan. Perhitungan yang dilakukan oleh sistem CrediBook juga lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan manual.

Mengontrol Arus Kas Usaha

Cash flow atau arus kas merupakan aktivitas keluar dan masuk nya uang untuk keperluan usaha dalam satu periode.

Menghasilkan penjualan tinggi memang merupakan suatu pencapaian yang baik, namun jika arus kas (cash flow) usaha kamu tidak diatur dengan baik, maka akan berujung pada kebangkrutan.

Hal pertama yang mesti kamu perhatikan dalam mengelola arus kas adalah memahami dengan jelas fungsi dan tujuan uang yang kamu miliki. Selain itu, arus kas juga harus dicatat dengan teliti. Karena, jika terjadi kesalahan dalam mengelola kas usaha bisa berakibat fatal. Maka mengelola dan menjaga arus kas agar tetap stabil, sehat dan aman, wajib dilakukan.

Gunakan Laba untuk Kembangkan Usaha

Perbedaan antara pengusaha yang sukses dan yang biasa saja sebenarnya terletak pada bagaimana mereka menikmati apa yang telah dicapai dari kerja kerasnya selama ini.

Memang tidak ada salahnya menikmati hasil tersebut untuk sesuatu yang kamu sukai. Namun perlu diingat sebaiknya jangan menghabiskan uang tersebut tanpa menyisihkan sebagian untuk kemajuan usahamu.

Sekecil apapun laba yang kamu hasilkan, cobalah untuk menyisihkan sebagian untuk mengembangkan usaha lebih baik lagi. Misalnya saja dengan menambah kapasitas produksi, menambah budget pemasaran, atau mungkin sekedar menambah dana darurat usaha. Bisnis yang baik tentunya adalah bisnis yang mampu bertahan untuk jangka panjang bukan?

Atau, kamu pun bisa menggunakannya sebagai modal untuk berinvestasi dalam bentuk lain. Contohnya dengan berinvestasi pada saham atau reksa dana untuk menambah pemasukan.

Menyiapkan Dana Darurat

Mungkin pandemi COVID-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 membuka mata kita akan pentingnya dana darurat bagi usaha. Karena terbukti, banyak bisnis yang terpaksa gulung tikar disebabkan tidak siap dengan berbagai tantangan dan situasi sulit yang terjadi.

Untuk itu, sebaiknya siapkan dana darurat sejak awal sebelum kamu memulai usaha. Menurut beberapa pakar finansial, dibutuhkan dana darurat setara dengan 3-6 bulan pengeluaran operasional. Yang gak kalah penting, kamu juga harus menggunakan dana ini dengan bijak. Jangan menggunakannya di situasi yang masih dapat dikendalikan.

Sedangkan di keadaan normal dan stabil, kamu bisa menganggap bahwa dana darurat ini sebagai tabungan bisnis.

Manfaatkan Tools Keuangan

Agar dapat mengelola keuangan lebih baik, tidak ada salahnya kamu mulai menggunakan tools pendukung.

Saat ini sudah banyak sekali tools pengelolaan keuangan yang tersedia. Salah satu adalah catatan keuangan digital CrediBook.

Dengan aplikasi CrediBook ini, kamu bisa melakukan pencatatan keuangan usaha, mulai dari pengeluaran, pemasukan, hingga transaksi utang-piutang. Selain itu, CrediBook juga bisa digunakan untuk membuat lebih dari satu pembukuan dalam satu akun. Jadi, gak usah khawatir kalau kamu punya banyak usaha, atau sekedar ingin memisahkan catatan keuangan pribadi dengan bisnis.

Gimana, cukup baik bukan? Kini saatnya kembangkan usahamu lebih baik menggunakan aplikasi catatan keuangan CrediBook. Download sekarang disini.

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru