thumbnail

Bahaya Banjir untuk Masa Depan Bisnismu!

8 Maret 2021

Apakah kamu atau bisnismu terdampak banjir?

Pada awal tahun 2021 ini, berbagai daerah di Indonesia sedang berduka. Banyak daerah yang dilanda banjir. Bahkan, banjirnya sampai menelan korban jiwa! Belum lagi, habis banjir, terbitlah risiko!

Sebenarnya, risiko banjir itu banyak, lho! Banjir tidak cuma merendam rumah warga dan membuat barang-barang elektronik seketika rusak. Banjir juga berbahaya bagi pemilik usaha.

Apa saja dampak kerugian yang ditimbulkan dari banjir terhadap bisnismu?

Distribusi Terhambat

Kalau kamu memiliki usaha kuliner yang juga memanfaatkan layanan ojek online, adanya banjir menjadi sebuah hambatan yang besar! Bahkan, ancaman kerugian semakin nyata!

Nah, untuk mengurangi dampak kerugian, kamu bisa menggunakan fitur tutup toko sementara di aplikasi ojek online. Selain itu, kamu juga bisa mengumumkan bahwa tokomu terkena banjir melalui story Whatsapp maupun media sosial.

Hal ini agar pelanggan tidak merasa kecewa bila pesanannya ditolak.

Kamu bisa, sih, tetap melayani pelanggan walau terkena banjir. Namun, proses pengantaran pesanan akan terkendala. Saat banjir, rute perjalanan yang bisa digunakan semakin terbatas. Kadang banjir juga membuat macet sehingga proses pengantaran barang menjadi lebih lama.

Stok Produk Rusak

Tempat usahamu terendam banjir? Bagaimana dengan kondisi stok produknya? Masih aman atau sudah banyak yang rusak? Bila hal ini telanjur terjadi dalam bisnismu, kamu bisa mempertimbangkan untuk mulai memindahkan stok produk ke gudang di daerah yang aman dari banjir.

Kamu juga bisa meninggikan bangunan atau menggunakan rak susun yang tinggi. Sebaiknya stok produk disimpan di lantai dua atau tiga. Ini merupakan langkah pencegahan lain agar kamu tidak repot menyelamatkan stok produk ketika banjir datang.

Listrik Mati

Masalah lain yang dihadapi oleh korban banjir adalah listrik yang mati. Listrik adalah kebutuhan utama dari seorang pemilik bisnis. Kalau tempat usahamu tidak terendam banjir tapi mengalami pemadaman, kamu bisa memertimbangkan penggunaan genset. Genset terutama akan dibutuhkan bila bisnismu tidak bisa berhenti walau hanya satu hari saja karena banjir misalnya usaha konveksi. Sebaiknya segera hubungi pelanggan bila terjadi pemadaman listrik sehingga pelanggan mengerti kenapa proses produksi terhambat.

Kesulitan Air Bersih

Tak hanya listrik, air bersih juga kebutuhan vital bagi pemilik bisnis terutama bisnis makanan dan minuman. Ketika terjadi banjir, pastikan untuk mendapatkan pasokan air bersih. Hati-hati bila air yang didapat tercemar karena bisa merusak kualitas makanan dan minuman yang diolah. Pembelian air memang membuat kamu mengeluarkan dana tambahan dalam proses produksi. Namun, membeli air dapat mempertahankan kualitas produkmu. Jangan ragu untuk membeli air bersih agar produkmu aman dikonsumsi.

Kehabisan Bahan Baku

Dampak lain dari banjir adalah habis atau terhentinya kiriman bahan baku. Contohnya industri makanan yang membutuhkan pasokan bahan baku dari petani. Bila terjadi banjir yang menyebabkan gagal panen, pasokan bahan baku bisa terhenti. Sebagai antisipasi, kamu bisa mencari pasokan dari daerah lain yang memanen bahan baku sama. Pastikan kamu tidak hanya bergantung pada satu supplier saja.

Selain berbagai risiko di atas, sebetulnya masih banyak lagi risiko lainnya bila bisnismu terkena banjir. Mulai dari kerusakan alat produksi sampai kerusakan alat transportasi. Pendapatan juga bisa turun bila para pelanggan menjadi korban banjir sehingga daya belinya menurun. Banjir memang tidak bisa diprediksi kapan akan datang. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa menghindari risiko banjir yang bisa menimpa bisnismu.

Sebagai pemilik usaha, kamu perlu melakukan analisis mengenai apa saja yang bisa menjadi ancaman bisnismu. Contohnya banjir maupun berbagai macam bencana alam lainnya. Analisis ini disebut sebagai analisis SWOT. Melalui analisis ini kamu dapat mengetahui apa saja yang menjadi menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bisnismu.

Kekuatan

Analisis kekuatan adalah cara kamu mengetahui apa saja kekuatan dari bisnismu. Mudahnya, bandingkan bisnismu dengan bisnis milik kompetitor. Keunggulan dari bisnismu adalah kekuatan. Misalnya kamu memiliki program gratis ongkir, gratis antar se-Jakarta, atau harga yang lebih murah karena menjual dalam partai besar. Kekuatan ini juga menjadi pembeda bisnismu dengan bisnis kompetitor.

Kelemahan

Kebalikan dari kekuatan adalah kelemahan. Ini adalah waktunya kamu untuk menganalisis apa saja kelemahan dari bisnismu. Misalnya variasi produk yang lebih sedikit atau waktu pengiriman yang lebih lambat dibanding kompetitor. Melalui analisis kelemahan, kamu bisa meningkatkan bisnismu menjadi lebih baik.

Peluang

Analisis ini dilakukan untuk melihat apa peluang yang bisa diraih oleh bisnismu. Contohnya adalah peningkatan skala bisnis atau variasi produk yang bisa ditambahkan. Semakin banyak peluang artinya semakin besar juga kemungkinan bisnismu bertahan di masa depan.

Ancaman

Ancaman pada bisnis tidak hanya berupa bencana alam saja seperti banjir, angin puting beliung, hingga gempa bumi. Ancaman pada bisnis juga termasuk dengan penjarahan, penipuan, hingga kontrak kerja sama yang dihentikan oleh distributor.

Dengan melakukan analisis SWOT, kamu bisa mengurangi dampak negatif dari banjir terhadap bisnismu. Contohnya dengan tidak membuka usaha di daerah rawan banjir atau membeli genset. Kamu juga bisa memetakan kapan saja waktu di mana terdapat risiko yang mengancam bisnismu. Bila ancamannya adalah persaingan yang makin ketat dengan kompetitor, kamu dapat memperkuat pemasaranmu agar dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.

Kalau usahamu berada di daerah yang sering banjir seperti Jabodetabek, kamu bisa memperhitungkan kapan saja curah hujan yang tinggi terjadi sepanjang tahun. Informasi ini akan membantu kamu mempersiapkan bisnismu sehingga dampak banjir tidak akan terlalu buruk. Kamu juga perlu selalu mengikuti perkembangan informasi mengenai banjir misalnya kapan bantuan pemerintah akan turun dan apakah kamu sebagai pemilik bisnis bisa mendapat bantuan.

Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan asuransi bencana. Asuransi ini akan membantu pemilik usaha untuk melindungi propertinya dari dampak banjir. Asuransi akan meminimalisir kerugian yang dapat dialami oleh pemilik usaha. Bahkan asuransi ini dapat melindungi usahamu dari risiko perampokan.

Risiko lain dari banjir adalah menghancurkan catatan keuanganmu. Terutama kalau kamu masih mencatat keuangan secara manual dengan menggunakan buku. Kertas yang rapuh akan langsung rusak bila terkena air. Padahal, pengelolaan keuangan yang cermat adalah salah satu pondasi penting dalam berbisnis. Tanpa pencatatan keuangan yang baik, kamu tidak bisa mengetahui berapa pendapatanmu sesungguhnya.

Solusinya adalah menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital seperti Credibook. Dengan Credibook, pencatatan keuangan menjadi lebih mudah dan cepat. Hasilnya juga bisa diunduh dalam bentuk file PDF, lho. Kelebihan dari Credibook adalah kamu bisa melakukan penagihan melalui sms atau Whatsapp!

Caranya cukup dengan memberikan izin pada Credibook untuk mengakses nomor kontak dalam ponselmu. Kamu bisa menambahkan tagihan berdasarkan nomor kontak yang ada. Bahkan Credibook juga menyediakan struknya. Dengan melakukan penagihan melalui Credibook, kamu dapat menghemat banyak waktu. Dalam tagihan tersebut sudah ada informasi mengenai cara pelunasan tagihan. Kamu pun bisa fokus pada aktivitas bisnismu.

Aplikasi Credibook dapat kamu unduh secara gratis melalui Google Play Store. Tanpa iklan, mudah digunakan.

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru