thumbnail

Jakarta PSBB Lagi? UMKM Perlu Lakukan 5 Hal Ini!

14 September 2020

Di tanggal 9 September kemarin, Gubernur Jakarta, Bapak Anies Baswedan mengumumkan akan kembali menerapkan PSBB awal. Artinya, aktivitas kita pun akan kembali dibatasi. Hal ini merupakan langkah yang diambil pemerintah demi mengutamakan kesehatan serta keselamatan masyarakat kita.

Meskipun begitu, tidak semua jenis bisnis dibatasi. Sektor pelayanan seperti perbankan, jasa ekspedisi, pembangkit listrik, penyedia layanan komunikasi, dan kesehatan akan tetap beroperasi seperti biasa. Sektor pangan dan pasokan seperti pasar dan supermarket juga tetap melayani pembeli.

Sebagai pelaku UMKM, PSBB bisa saja menjadi peluang jika kamu dapat merubah strategi bisnismu. Seperti dilansir McKinsey, pelaku usaha tidak boleh patah arah. Pelaku usaha terutama UMKM harus dapat mengadaptasi situasi yang disebut-sebut sebagai new normal ini. Berikut hal-hal yang dapat membuat bisnis UMKM kamu dapat bertahan di tengah PSBB Jakarta.

Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah protokol kesehatan di tempat usaha. Mulai dari menjaga jarak, menggunakan masker, dan menjaga kebersihan.

Selain bertujuan untuk memenuhi imbauan pemerintah, penerapan protokol kesehatan di tempat usaha juga dapat menciptakan kepercayaan dan rasa aman di mata pelanggan. Dengan begitu, mereka akan lebih nyaman untuk berbelanja ataupun menggunakan jasa usahamu.

Fokus pada Pengelolaan Stok Barang

Stok barang menjadi sangat penting disaat PSBB kembali diberlakukan. Rasanya akan sulit untuk memasok dan menjaga stok barang apalagi jika barang tersebut memiliki tingkat penyusutan yang cepat dan tinggi. Stok barang dinilai menjadi tumpuan besar yang akan mempengaruhi aspek usaha lainnya. Sehingga sebagai pelaku usaha, kamu harus lebih memperhatikan bagaimana mengatur stok barang dan juga manajemen rantai pasok.

Siapkan Layanan Pesan-Antar

Anjuran pemerintah untuk #diRumahAja selama PSBB tentu akan mengurangi jumlah pelanggan yang datang ke tempat usahamu.

Nah, untuk menjaga penjualan tetap baik, kamu bisa menawarkan layanan pesan-antar. Sehingga, pelanggan pun merasa dimudahkan, dan penjualan usahamu bisa tetap berjalan.

Jika belum bisa menyediakan pesan-antar sendiri, kamu juga bisa bekerjasama dengan penyedia layanan online delivery seperti Gojek, Ninjax, Grab, dan masih banyak lagi.

Memaksimalkan Pemasaran Media Sosial

Jika ada hal yang tidak dibatasi selama PSBB, tentu itu adalah aktivitas digital. Sehingga, kamu harus bisa memanfaatkan platform digital yang tersedia dengan maksimal.

Kamu bisa mulai dengan memberikan informasi produk maupun layanan ke berbagai kanal media sosial, seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook.

Buat Tagihan dan Transfer Pembayaran Utang Lebih Aman Lewat Aplikasi

Kamu masih melakukan pembukuan dan catat transaksi utang secara manual? Saatnya beralih ke aplikasi digital seperti CrediBook. Hal ini penting untuk dilakukan, demi memudahkan proses pengelolaan usahamu.

Dengan aplikasi CrediBook, kamu bisa catat pemasukan, pengeluaran, dan utang piutang pelanggan serta hitung omset dengan mudah. Nggak cuma itu, tagih pelanggan dan bayar utang pun bisa langsung dari satu aplikasi. Jadi nggak perlu repot ke ATM buat transfer-transfer lagi.

Itu tadi 5 hal yang perlu dilakukan oleh UMKM agar dapat bertahan ditengah PSBB seperti saat ini. Pastikan kamu selalu menjaga kesehatan ya. Jangan lupa juga untuk memperhatikan imbauan dan aturan selama PSBB dari pemerintah.

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru