thumbnail

Langkah Memulai Usaha Toko Bangunan

30 Agustus 2020

Toko bangunan atau biasa disebut juga sebagai toko material adalah sebuah tempat di mana kita bisa membeli segala kebutuhan bangunan, mulai dari kayu, besi, beton, triplek, paku, dan lain-lain. Segala bahan-bahan atau material yang dibutuhkan dalam membangun rumah, ataupun melakukan renovasi biasanya dapat kita temukan di tempat ini.

Ide usaha yang satu ini memang dinilai sangat menguntungkan. Pasalnya, pembangunan gedung dan rumah baru terus berlangsung. Di samping itu renovasi gedung lama juga tak pernah berhenti. Keadaan seperti ini membuat kebutuhan akan bahan bangunan terus meningkat.

Akan tetapi, untuk memulai usaha dan menghasilkan keuntungan diperlukan analisa usaha yang tidak mudah dalam prosesnya. Berikut ini adalah beberapa langkah memulai usaha toko bangunan, yaitu:

1. Mempersiapkan Modal

Setiap usaha pastinya membutuhkan modal, begitupun dengan toko bangunan. Terdapat dua tipe modal yang bisa kamu manfaatkan.

Pertama, adalah dari diri sendiri. Cara ini bisa kamu mulai dengan menabung untuk memulai usaha. Meskipun dengan dana yang sedikit, setidaknya dana/modal tersebut dapat membantu kamu dalam memulai usaha dalam skala kecil terlebih dahulu. Jika perputaran modal berjalan lancar tidak menutup kemungkinan dengan modal yang kecil bisa mendapatkan omset yang besar pula.

Kedua, kamu bisa mencari investor atau pihak yang mau bekerjasama. Pastikan juga kamu membuat perencanaan dan perjanjian kerjasama yang matang untuk hal ini. Dengan begitu, semua pihak yang terlibat bisa saling diuntungkan.

2. Menentukan Lokasi Usaha

Penentuan lokasi strategis adalah hal yang amat penting untuk sebuah toko bangunan. Idealnya, usaha ini dibangun di lokasi yang strategis dan mudah untuk dijangkau.

Salah satu tempat yang tepat untuk mendirikan toko bangunan adalah di pusat bisnis dan pemmbangunan. Misalnya di dekat pasar, pusat kota, dan perumahan baru.

Selain itu, pastikan toko kamu memiliki bagian halaman cukup luas yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan parkir mobil, menaruh pasir, batu, dan material lainnya.

3. Perhatikan Permintaan Pasar

Dewasa ini seiring dengan peningkatan pembangunan, semakin besar pula kebutuhan pasar akan bahan bangunan yang diperlukan.Dengan adanya peningkatan tersebut, tentunya kamu juga harus dapat menyediakan jumlah sesuai dengan kebutuhan yang kini semakin banyak.

4. Kualitas Produk dan Layanan

Meskipun potensi pasarnya cukup besar, persaingan usaha toko bangunan pun juga cukup ketat. Oleh karenanya agar usaha yang dilakukan dapat berkembang dengan baik, hal yang perlu dilakukan adalah dengan menjaga kualitas dari produk bangunan yang dijual.

Selalu periksa keadaan produk-produk yang dijual secara berkala. Bila perlu, bersih dan rapikan barang-barang yang ada di etalase atau display toko kamu.

Tidak hanya kualitas produk, pelayanan kamu juga harus diperhatikan ya! Pelayanan yang ramah dan memuaskan tentunya akan membuat pelanggan betah untuk kembali membeli produk yang dibutuhkan.

5. Aplikasi Catat Utang Digital

Usaha toko bangunan sangat akrab dengan transaksi utang piutang. Baik dari pelanggan ke toko, maupun kita supplier.

Untuk itu, penggunaan aplikasi catat utang digital seperti CrediBook akan sangat membantu proses usaha kamu. Kamu bisa mencatat utang 3x lebih efisien, atur jatuh tempo, hingga download laporan transaksi. Dan yang terpenting, semua data yang tersimpan 100% aman. Jadi ngga perlu takut lagi kehilangan buku catatan ataupun rusak karena ketumpahan minuman.

Nah, itulah tadi beberapa langkah untuk memulai usaha toko bangunan. Jangan lupa layaknya usaha lain, kamu juga perlu rajin melakukan promosi ya! mulailah dengan memanfaatkan media cetak hingga grup atau komunitas di media sosial. Dengan begitu, usaha kamu pun lebih berpotensi didatangi oleh banyak pelanggan. Selamat mencoba!

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru