thumbnail

Pandemi Bikin UMKM Sepi Pembeli? Lakukan Hal Ini

11 Januari 2021

Tahun 2021, nampaknya belum akan menjadi akhir dari pandemi COVID-19. Jumlah kasus yang terus meningkat, membuat banyak negara kembali menerapkan kebijakan lockdown dan pembatasan sosial, tak terkecuali di Indonesia.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menerbitkan aturan untuk melaksanakan PSBB untuk wilayah Jawa-Bali. Aturan pelaksanaan PSBB Jawa-Bali ini salah satunya tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Lantas bagaimana dengan nasib Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)?

Tentu sektor UMKM tak luput dari dampak kebijakan PSBB ini. Mulai dari penyesuaian protokol kesehatan, dibatasinya kapasitas tempat usaha hingga jam operasional. Semua ini membuat banyak sektor usaha jadi sepi pembeli. Bahkan tak sedikit usaha yang terpaksa tutup karena penjualannya yang merosot tajam.

Akan tetapi, bukan berarti kamu harus pesimis sebagai pelaku usaha. Dengan menjalankan strategi yang tepat, usahamu masih sangat bisa untuk bangkit dan bertahan lho! Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan.

Tawarkan Jaminan Kebersihan

COVID-19 adalah virus yang menyebar melalui percikan saluran pernapasan yang dikeluarkan oleh seseorang. Cairan ini bisa menempel dimana saja, mulai dari anggota tubuh, benda mati, dan lain sebagainya. Untuk itu, menggunakan masker serta menjaga kebersihan juga sangat diperlukan guna menghindari penularan virus COVID-19.

Sebagai pebisnis, sudah menjadi kewajiban kamu untuk menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan usaha. Pastikan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan senantiasa menjaga kebersihan secara berkala.

Selain dapat mencegah penyebaran virus COVID-19, upaya ini juga menjadi nilai jual di mata pelanggan. Mereka akan merasa lebih aman dan nyaman untuk datang ataupun mengkonsumsi produk yang kamu tawarkan. Sehingga penjualan pun bisa meningkat dengan sendirinya.

Lakukan Efektivitas Anggaran

Pandemi yang terjadi saat ini menempatkan kita pada situasi yang penuh dengan ketidakpastian. Ketidakpastian akan akhir, bagaimana cara terbaik mengatasinya, bahkan langkah seperti apa yang harus dilakukan setelahnya.

Bagi pelaku usaha, ketidakpastian ini memunculkan masalah yang cukup serius, yaitu cost atau biaya.

Pelaku usaha dituntut untuk selalu menyesuaikan diri pada keadaan yang tak pasti. Misalnya saja, ketika pertama kali usaha mulai beroperasi kembali, usahawan mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk melakukan penyesuaian di tempat usaha. Akan tetapi, beberapa waktu kemudian terjadi pembatasan dengan kebijakan yang berbeda, dengan biaya penyesuaian lain pastinya.

Untuk itu, mulailah melakukan efektivitas pada anggaran usaha yang kamu punya. Siapkan dana darurat untuk situasi yang tak terduga. Catat semua transaksi dan aktivitas keuangan bisnis serta hindari pengeluaran yang tidak diperlukan.

Kamu juga bisa menggunakan aplikasi catatan keuangan digital seperti CrediBook di dalam mengelola keuangan usaha. Dengan CrediBook, kamu tidak hanya bisa mencatat transaksi usaha, tapi juga tahu besaran alokasi pengeluaran, keuntungan, bahkan mengunduh laporan keuangan. Jadi gak perlu repot catat dan hitung manual di kertas lagi. Semua bisa kamu lakukan dalam satu aplikasi.

Jadikan Bisnismu Online

Selama pandemi, perubahan tidak hanya dirasakan dari sisi pelaku usaha saja, pelanggan pun juga mengalami pergeseran kebiasaan. Misalnya, dari yang tadinya berbelanja secara langsung di mall, pasar, ataupun toko fisik, kini beralih ke platform online.

Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah transaksi jual beli di e-commerce meningkat hampir dua kali lipat di tengah pandemi covid-19. Jumlahnya melonjak dari yang tadinya 80 juta transaksi di 2019 menjadi 140 juta transaksi sampai Agustus 2020. Angka yang cukup fantastis bukan?

Hal inilah kemudian yang menimbulkan urgensi di kalangan pelaku UMKM untuk segera memasarkan produk secara online. Setidaknya, melalui platform e-commerce dan social media yang ada.

Nah, itulah setidaknya beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar bisnis dapat bertahan di tengah pandemi. Selamat berjuang di 2021 untuk PakBos & BukBos semua!

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru