thumbnail

Pentingnya Dana Darurat untuk Usaha dan Cara Menyusunnya!

17 Januari 2021

Tahun 2020 banyak menempatkan kita pada situasi-situasi yang dinamis dan serba tak terduga. Selama pandemi COVID-19, para pengusaha dituntut agar bisa beradaptasi dengan menambahkan alokasi pengeluaran ke beberapa keperluan. Mulai dari penyesuaian kebijakan, adaptasi kesehatan, dan masih banyak lagi. Menyadarkan kita akan penting dana darurat untuk usaha.

Dana darurat bagi usaha dapat diartikan sebagai dana atau aset likuid lainnya yang digunakan sewaktu-waktu apabila menghadapi masalah finansial. Secara sederhana, dana darurat juga dapat diartikan sebagai dana pengaman yang biasanya digunakan untuk menutup berbagai macam pengeluaran yang bisa saja muncul tanpa diprediksi.

Jumlah dana yang disiapkan pun relatif. Tidak ada jumlah pasti soal berapa minimal dana yang harus disiapkan karena setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun, menurut para pakar finansial, jumlah dana darurat yang harus kamu persiapkan adalah sejumlah tiga sampai enam kali pengeluaran bulanan bisnismu.

Jika kamu adalah salah satu pengusaha yang belum menyiapkan dana darurat atau bentuk-bentuk dana simpanan lainnya, simak beberapa alasan terkait pentingnya dana darurat bagi usaha.

Sebagai Penyelamat Dalam Kondisi Darurat

Salah satu contoh nyata dari kondisi darurat adalah pandemi COVID-19. Tidak hanya dari gaya hidup, situasi ini bahkan juga mempengaruhi hampir semua aspek dalam kehidupan, tak terkecuali bisnis.

Di atas kertas, tetap berada di rumah mungkin terasa menyenangkan karena bisa berkumpul bersama keluarga, menghemat pengeluaran, dan lain sebagainya.

Namun, jika dilihat secara makro, hal ini mengurangi demand pada beberapa sektor bisnis karena banyak orang yang tidak beraktivitas seperti biasanya. Padahal, aktivitas warga menandakan adanya perputaran uang.

Seperti yang bisa dilihat, saat ini mulai banyak bisnis yang merumahkan pegawainya, menghentikan proses produksinya untuk sementara waktu, atau bahkan langsung gulung tikar. Jika kamu tidak memiliki dana darurat, maka bisnis kamu bisa bernasib seperti itu.

Mengurangi Ketergantungan dengan Utang

Saat kamu memiliki keperluan mendesak namun tidak punya aset yang likuid, maka mau tidak mau kamu harus melakukan pinjaman. Jika dilakukan untuk satu atau dua kali memang bukan masalah. Tapi apakah kamu memiliki cukup aset yang bisa dijadikan agunan? Jika tidak, maka kamu akan kesulitan untuk kembali mendapatkan modal untuk operasional perusahaan.

Tanpa adanya dana darurat, maka bisnismu akan dipaksa berhenti karena situasi. Jika hal itu terjadi, maka kamu tidak lagi bisa memproduksi barang atau menawarkan jasa dengan kapasitas maksimum.

Beda halnya jika kamu memiliki dana darurat. Kamu akan memiliki cukup modal untuk tetap beroperasi selama beberapa bulan ke depan, tentunya dengan terlebih dahulu melakukan beberapa penyesuaian.

Pemotongan secara proporsional ini penting untuk dilakukan guna melindungi seluruh karyawan tanpa terkecuali.

Memastikan Cash Flow Tetap Sehat

Cash flow atau arus kas merupakan salah satu bagian penting dari laporan keuangan suatu bisnis. Melalui laporan arus kas, kamu bisa mengetahui penerimaan dan pembayaran kas bisnis dalam satu periode.

Akan tetapi, penelitian U.S Bank menyatakan bahwa 1 dari 5 bisnis UMKM gagal di tahun pertama mereka, 82% nya menyatakan cash flow yang berantakan sebagai.

Salah satu alasannya adalah karena mereka kurang bisa mengelompokkan pengeluaran yang menjadi prioritas dan mana yang bukan.

Dengan adanya dana darurat dan sepakat tentang betapa pentingnya dana darurat, perusahaan jadi terbantu memiliki prioritas yang lebih jelas dalam mengelola keuangan.

Menangkap Peluang Bisnis yang Muncul Tiba-tiba

Meski kurang disarankan, dana darurat bisa juga bisa kamu gunakan untuk menangkap peluang bisnis yang muncul secara tiba-tiba. Entah itu dengan membeli bisnis potensial yang sedang kesulitan dana, belanja inventori yang sedang anjlok harganya, maupun investasi di bisnis lain yang menurut kamu prospek kedepannya sangat baik.

Perlu diingat,, sebelum menggunakan dana darurat untuk kepentingan ekspansi perusahaan, kamu harus ekstra hati-hati karena jangan sampai keberlangsungan usaha kamu terancam karena kehilangan jaring pengaman.

Bisa Diandalkan untuk Perbaikan Alat Usaha

Bagi usaha-usaha yang mengandalkan alat produksi, keberlangsungannya bergantung pada kondisi alat tersebut. Jika terjadi kerusakan, maka proses produksi akan terganggu sehingga penjualan akan menurun. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka keuangan perusahaan akan terkena imbasnya.

Idealnya memang setiap usaha harus memiliki anggaran perawatan bagi alat-alat yang digunakan. Namun, jika dana ini tidak ada, maka dana darurat adalah satu-satunya solusi yang kamu miliki.

Itulah tadi beberapa manfaat yang bisa kamu dapat dari dana darurat. Dengan adanya dana darurat, kamu akan tetap memiliki cukup modal untuk bisa menjalankan usaha untuk lebih lama.

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru