thumbnail

8 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Frozen Food di Masa Pandemi

20 Februari 2021

Wah, menurut prediksi ahli, pandemi dapat berlangsung hingga lebih dari 7 tahun, lho! Kondisi global yang tidak pasti bisa berpengaruh banget pada perekonomian.

Angka pengangguran semakin bertambah, terus peluang apa yang bisa kamu lakukan? Salah satunya tentu saja dengan berbisnis.

Ada banyak pilihan bisnis yang bisa kamu lakukan pada masa pandemi. Mulai dari bisnis produk hingga jasa. Coba amati, di sekitarmu, apa yang paling dibutuhkan dan dicari?

Sebenarnya ada salah satu produk yang tak akan pernah berhenti dicari konsumen. Jawabannya adalah makanan.

Pandemi membuat banyak perusahaan besar harus melakukan perubahan strategi bisnis untuk tetap dapat bertahan. Beberapa jaringan restoran bahkan mulai memproduksi frozen food premium sebagai dampak dari larangan makan di tempat dan pembatasan jam operasional.

Kamu juga bisa berbisnis frozen food dalam skala grosir, lho. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk memulai bisnis ini

Perencanaan yang Matang

Sebelum mulai berbisnis, kamu dapat membuat perencanaan yang matang. Pertama, tentukan dulu produk yang akan kamu jual. Kamu bisa melakukan survei kecil-kecilan mengenai produk yang disukai konsumen.

Tren pada masa pandemi adalah makanan dan minuman sehat contohnya dengan konsumsi buah-buahan dan minuman herbal. Ini bisa menjadi inspirasi kamu dalam memilih produk yang akan dijual.

Kamu bisa memproduksi sendiri produk yang akan kamu jual seperti ayam ungkep, bebek ungkep, risol mayo, sampai bakso sapi. Kalau kamu tidak memiliki kemampuan memasak, kamu bisa menghubungi supplier untuk menjual frozen food produksi pabrik. Ada banyak variasi mulai dari bakso, sosis, daging, ikan, sampai camilan seperti bakwan udang dan siomay.

Target Pasar

Kalau tidak mau repot, kamu bisa fokus pada calon konsumen yang ada di sekitar tempat tinggal. Cobalah untuk memberi tahu para tetangga bahwa kini kamu menjual frozen food.

Mereka akan tertarik karena tidak perlu berbelanja ke luar rumah atau mengeluarkan ongkos kirim yang mahal. Minta testimoni untuk menjadi bahan promosi selanjutnya.

Targetkan pada tetangga yang sudah berkeluarga karena memiliki kesadaran yang lebih besar mengenai kebutuhan makanan sehat dan lebih mungkin membeli dalam jumlah banyak untuk stok.

Tetangga yang sudah berkeluarga umumnya juga memiliki keuangan yang lebih stabil sehingga sangat mungkin menjadi pelanggan tetap. Pastikan untuk selalu menjaga hubungan baik dan memberi pelayanan maksimal.

Gratis Pesan Antar

Bisnis frozen food-mu juga bisa meluas lho pasarnya, tidak hanya dibeli oleh para tetangga. Bisa saja pesanan datang dari kompleks lain. Gunakan layanan gratis pesan antar untuk jarak tempuh tertentu misalnya maksimal lima kilometer.

Hal ini dapat membuat pelanggan lebih loyal dan mau melakukan pembelian berikutnya karena merasa lebih hemat.

Selain melakukan pesan antar sendiri, kamu juga bisa bekerja sama dengan driver ojek online yang pendapatannya menurun pada masa pandemi.

Ajak mereka bekerja sama untuk membantumu melayani pesan antar.

Bekerja Sama dengan Ojek Online

Daftarkan toko frozen food-mu pada aplikasi ojek online agar pelanggan dapat melakukan pemesanan dengan mudah. Pelanggan yang berdomisili sedikit lebih jauh pun bisa tetap dilayani dengan menggunakan ojek online.

Perhatikan kualitas makanan yang dikirim dan packaging-nya agar pelanggan dapat puas. Kepuasan pelanggan akan menghasilkan rating yang baik di aplikasi ojek online.

Memanfaatkan Whatsapp Group

Salah satu tips bisnis untuk UMKM adalah memanfaatkan Whatsapp. Banyak lho, pebisnis yang menawarkan dagangannya melalui story maupun Whatsapp group dan mendapatkan banyak pelanggan.

Kamu juga bisa mengirim broadcast pesan secara berkala untuk memberi informasi dan promosi mengenai produk frozen food-mu.

Jangan lama dalam membalas ya. Usahakan kamu dapat membalas pesan pelanggan tidak lebih dari 30 menit. Agar pelanggan tidak menunggu sia-sia, kamu juga dapat menginformasikan jam buka dan tutup bisnis frozen food-mu.

Buat story setiap hari untuk melakukan update produk maupun mengunggah testimoni. Manfaatkan juga foto dan video di balik layar agar menambah kepercayaan pelanggan.

Tunjukkan proses produksi hingga packing produk yang aman dan higienis agar makin meyakinkan pelanggan. Jangan lupa berikan diskon atau promo untuk pelanggan setia.

Memanfaatkan Media Sosial

Coba perhatikan, di daerahmu media sosial mana yang paling banyak digunakan? Umumnya pilihannya hanya dua yaitu Facebook atau Instagram. Jangan lupa untuk memanfaatkan media sosial ya.

Selain posting produk frozen food, kamu juga bisa memberikan edukasi dengan menjabarkan manfaat dari konsumsi berbagai bahan makanan tersebut. Kaitkan dengan kondisi dunia yang telah dilanda pandemi.

Misalnya, kalau kamu menjual madu dan jamu, kamu bisa mengedukasi pelanggan mengenai manfaat produk untuk meningkatkan imunitas. Kamu juga bisa mempromosikan madu dan jamu sebagai sebuah kebutuhan.

Amati respon pelanggan dan berhenti jual produk yang kurang laku atau banyak dikritik karena rasa kurang enak. Terus tambah produk secara berkala sedikit demi sedikit karena pelanggan menyukai toko dengan banyak variasi produk.

Bila merasa kunjungan pada akun media sosialmu rendah, pertimbangkan untuk beriklan. Ada banyak toko frozen food di media sosial yang bahkan memiliki ratusan ribu follower.

Ini menunjukkan bahwa frozen food memiliki pangsa pasarnya sendiri dan persaingannya cukup ketat.

Riset Kompetitor

Ada berapa banyak toko frozen food di kotamu? Jangan lupa untuk melakukan riset kompetitor. Lihat kekurangan dan kelebihan toko frozen food-mu. Analisis peluang dan ancamannya.

Hati-hati, pelangganmu bisa dicuri. Selalu perbaiki layanan dan tingkatkan kualitas produk agar tidak kalah dengan kompetitor.

Selain riset pada kompetitor, kamu perlu melakukan survei kepuasan pelanggan. Minta pelanggan memberikan penilaian secara jujur dan anonim mengenai produk maupun layananmu. Jadikan masukan untuk memperbaiki tokomu ke depannya.

Kelola Keuangan dengan Cermat

Tidak ada bisnis yang berhasil tanpa pengelolaan uang yang cermat. Jangan dianggap sepele, pembukuan keuanganmu adalah salah satu pondasi penting dalam berbisnis. Memang sih, pencatatan keuangan secara manual itu melelahkan dan memakan waktu. Kalau bisnis kamu berjalan lancar, pembukuannya pun pasti tebal.

Pembukuan keuangan secara manual itu tidak praktis! Kamu bisa menggunakan aplikasi Credibook untuk pencatatan utang dan piutang. Aplikasi Credibook adalah catatan keuangan digital yang gratis. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun. Penggunaannya juga mudah karena desain antarmuka yang sederhana dan tanpa iklan.

Aplikasi catatan keuangan digital Credibook dapat kamu manfaatkan untuk:

  1. Mencatat keuangan bisnismu;
  2. Melakukan penagihan utang melalui Whatsapp maupun SMS;
  3. Mencetak struk berisi tagihan utang;
  4. Menyimpan dan mencetak laporan keuangan;
  5. Memudahkan penghitungan omzet;
  6. Memastikan keamanan data keuangan; dan
  7. Menghindarkan kamu dari kerumitan menangani pegawai yang tidak jujur.
  8. Dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Dengan Credibook, segala aktivitas keuanganmu dapat terekam dengan baik dan bisa dikelola dari jarak jauh. Semua ini dapat dimulai dengan satu langkah mudah yaitu mengunduh aplikasi Credibook dari Google Play Store atau klik di sini.

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru