thumbnail

Tips Hasilkan Cuan Melalui Usaha Laundry Kiloan

13 Agustus 2020

Usaha laundry kiloan merupakan salah satu ide usaha yang cukup menjanjikan, terutama di kota-kota besar. Hal ini karena masyarakat kota lebih banyak disibukkan aktivitas pekerjaannya sehari-hari, jadi gak ada waktu mencuci baju sendiri. Banyak orang yang rela memanfaatkan jasa laundry untuk mengurus cucian mereka yang tidak tersentuh. Selain praktis, harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau.

Nah, kali ini CrediBook akan membahas beberapa keuntungan serta tips sukses dalam memulai bisnis laundry kiloan yang bisa kamu terapkan.

Mengapa Bisnis Laundry Kiloan dan Siapa Target yang Tepat?

Sebelum memulai bisnis laundry kiloan, ada baiknya untuk mengetahui mengapa kamu harus menggeluti usaha ini. Selain peluang untung yang cukup besar, usaha laundry kiloan juga memiliki target pasar yang cukup luas. Berikut ini beberapa target pasar yang bisa kamu sasar.

1. Mahasiswa

Saat ini ada banyak mahasiswa di kota-kota besar yang datang dari luar daerah. Sebagian dari mereka berasal dari kalangan menengah ke atas yang tidak terbiasa mencuci pakaian sendiri.

Kesibukan mereka sebagai mahasiswa membuat mereka tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaiannya. Selain itu, rasa malas hingga keterbatasan alat cuci mencuci di kosan juga menjadi alasan. Untuk itulah jasa laundry kiloan menjadi salah satu layanan yang sering mereka gunakan.

2. Karyawan

Sama halnya dengan mahasiswa, banyak juga para karyawan kantoran yang mencoba untuk hidup mandiri. Beberapa bahkan hidup mandiri karena tidak ada pilihan lain.

Mereka pun sadar bahwa waktu yang mereka miliki tidak sebanyak masa kuliah dulu. Harus berangkat pagi dan pulang malam hari, membuat mereka tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus pakaian kotor yang menumpuk.

Selain itu, padatnya aktivitas harian para pekerja kantoran juga membuat mereka terlalu lelah untuk menyuci seluruh pakaian kotornya. Di sini lah para pekerja menggunakan jasa laundry untuk mengurus cucian mereka.

3. Pasangan Muda

Pasangan suami istri, khususnya pasangan muda biasanya memiliki jadwal yang sama sibuknya karena keduanya kerap sama-sama bekerja.

Mereka memiliki kesibukannya masing-masing dan itu pun belum dihitung dengan masak, beberes rumah, hingga mengurus anak. Jika memiliki waktu libur saat akhir pekan pun, akan mereka pakai untuk bersantai bersama keluarga. Akhirnya, mereka lebih memilih untuk membawa cucian mereka ke laundry.

Dari ketiga target oasar di atas dapat dilihat bahwa bisnis laundry kiloan akan selalu memiliki tempat di pasar. Akan selalu ada mahasiswa, pekerja kantoran, dan pasangan suami istri baru setiap tahunnya. Hal ini yang membuat bisnis laundry dapat bertahan untuk waktu yang cukup lama.

Selain itu, Anda pun tidak membutuhkan modal yang besar untuk merintis bisnis laundry dalam skala kecil. Sebagai permulaan untuk bisnis laundry kiloan, Anda harus menyiapkan beberapa peralatan seperti mesin cuci, setrika, serta timbangan.

Tidak lupa juga untuk menyiapkan peralatan pendukung seperti deterjen, pewangi, pelicin pakaian, ember, gantungan baju, dan lain sebagainya.

Cara Memulai Usaha Laundry Kiloan dari Nol

1. Persiapkan Modal Usaha

Modal adalah hal yang utama saat membuka usaha. Kamu bisa mendapatkan modal dari tabungan pribadi, atau mengajukan pinjaman. Nanti, kita akan mencoba untuk menjabarkan berapa modal yang kira-kira dibutuhkan untuk membuka usaha laundry kiloan.

2. Tentukan Lokasi Usahanya

Setelah modal terkumpul, tentukan lokasi tempat usahanya. Bisa di rumah atau menyewa tempat. Intinya, pilih yang strategis, misalnya di daerah kos-kosan mahasiswa, atau kawasan padat penduduk di perkotaan.

Lokasi-lokasi yang tidak berpotensi mendatangkan keuntungan besar adalah di kawasan perkantoran dan di kawasan kompleks superelite.

Setelah mendapatkan tempat, renov sedikit lokasi tersebut, kalau perlu beri hiasan agar tampilannya menarik dan bisa mengundang banyak calon pelanggan.

3. Membeli Peralatan

Kemudian, membeli peralatan-peralatan yang dibutuhkan dalam menunjang usaha laundry, di antaranya, mesin cuci, timbangan, meja, lemari, gantungan baju, setrikaan, dan lain-lain.

4. Perhatikan Biaya Operasional

Biaya operasional juga perlu kamu perhitungkan matang-matang. Pengeluaran yang masuk di pos operasional adalah bayar listriknya, perbaikan mesin, membayar karyawan jika ada, membeli perlengkapan-perlengkapan seperti deterjen, pelembut, pewangi, dan pengeluaran tak terduga lainnya.

5. Pelajari Cara Mencuci yang Benar

Mengetahui cara mencuci yang benar penting untuk kamu ketahui sebelum membuka usaha. Karena ini berkaitan dengan kepuasan pelanggan nantinya.

Khawatirnya nanti, baju pelanggan kamu rusak karena prosedur pencucian yang tidak benar. Hal itu tentunya bakal mengurangi kepercayaan pelanggan dan bikin mereka ogah nyuci di tempat kamu.

6. Membuat Nama dan Logo Usaha

Menentukan nama sangat diperlukan untuk sebuah usaha. Karena dua komponen ini digunakan sebagai ciri khas dan pembeda dengan usaha laundry-laundry lainnya.

7. Menentukan Harga yang Sesuai

Jangan lupa juga untuk menghitung-hitung biaya jasa pencuciannya. Besaran biaya itu harus ditentukan berdasarkan riset harga pasaran dan biaya operasional yang kamu keluarkan.

Setelah semua pengeluaran dikalkulasikan, barulah bisa menentukan berapa harga laundry kiloan yang bakal kamu patok.

Nah, itulah tadi beberapa alasan dan tips untuk memulai usaha laundry kiloan. Kalau kamu tertarik untuk memulainya, kamu bisa coba untuk eksplor lebih dalam lagi tips-tips di atas.

Jangan lupa gunakan aplikasi CrediBook untuk kelola setiap transaksi utang-piutang usaha kamu ya! Selamat mencoba!

Bagikan Artikel ini

whatsappwhatsappwhatsapp

Promo & Blog Terbaru